Apa itu ABAP?
ABAP (Advanced Business Application Programming) adalah bahasa pemrograman yang diperuntukkan membangun aplikasi SAP. SAP adalah suatu ERP dengan konsep open source. Seluruh program SAP yang ditulis dengan bahasa ABAP dapat dilihat oleh customer.
Untuk apa ABAP?
1. Membuat Report (ABAP report)
Walaupun SAP sudah menyediakan report2 standard. Namun terkadang report standard tersebut belum memenuhi kebutuhan customer yang sangat specific dan bervariasi.
2. Membuat form (SAP form)
Form adalah dokumen output dari SAP, contohnya adalah hasil cetak invoice, purchase order.
3. Menyesuaikan proses bisnis. (user exit, enhancement)
Terkadang proses bisnis yang sudah disediakan oleh SAP belum mencukupi. Contohnya, di perusahaan saya untuk membuat sales order, pembuatan sales order untuk material2 tertentu hanya bisa dilakukan untuk order type tertentu, hal ini tidak di-cover oleh SAP standard.
4. Memperbaiki bug SAP (implement SAP notes)
SAP memang tidak bersih dari bug, hal ini dimaklumi melihat perkembangan SAP yang terus menerus dan juga tingginya kompleksitas program. Untuk itu SAP menyediakan service berupa SAP notes. SAP notes adalah catatan2 tentang problem2 di SAP berikut solusi-nya.
Install SAP trial
Download ABAP trial
Sulitkah belajar ABAP?
Untuk mempelajari ABAP seluruh-nya memang tidak mudah. Namun sekedar untuk mempelajari syntax sederhana yang umum digunakan tidaklah sulit, karena ABAP memang dilengkapi syntax yang sangat mendukung reporting. Berikut contoh program untuk menampilkan sales order, sederhana bukan?.
report zgetsalesorder.
*deklarasi data
data t_report like tbl_salesorder occurs 10 with header line.
*ambil data
select * from tbl_salesorder into table t_report.
*tampilkan data
loop at t_report.
skip.
write t_report-salesorderno.
write t_report-kustomer.
endloop.
Selasa, 14 Agustus 2007
Belajar ABAP
Diposting oleh
alionzo
di
02.38
7
komentar
Senin, 30 Juli 2007
Strategi open source SAP
Sebagai salah satu ERP terbesar di dunia, SAP menerapkan strategi open source dalam menunjang peningkatan kepuasan customer.
Konsep open source ini memudahkan consultant untuk menyediakan solusi yang sesuai untuk tiap2 kebutuhan customer yang beraneka ragam. Selain itu, dengan adanya open source, akan lebih mudah untuk memperbaiki bug program. SAP memang tidak bersih dari bug. Dengan perkembangan aplikasi yang terus menerus dan kompleksitas aplikasi yang sangat tinggi dapat dimaklumi adanya bug tersebut. Perbaikan bug dapat dicari di SAP Notes (SAP Notes adalah kumpulan informasi problem-problem berikut solusi-nya).
Namun open source tentu perlu ditunjang oleh perangkat2 tertentu agar sisi positif dari open source tetap terjaga dengan tetap menjaga agar aplikasi tidak mudah dibajak dan juga konsistensi data tetap terjaga.
Berikut point2 penting strategi open source SAP, strategi ini mungkin bisa menjadi inspirasi dalam membangun sistem open source:
* Bahasa Tingkat Tinggi eksklusif.
SAP menyediakan source-nya dalam bahasa tinggak tinggi yang hanya diperuntukkan pengembangan aplikasi SAP, bahasa tingkat tinggi tersebut dinamakan ABAP (Advance Business Application Programming) sehingga tidak mudah membajak SAP.
* Naming Convention
Untuk membedakan program yang asli buatan SAP dengan program buatan customer, SAP memproteksi penamaan program, khusus untuk program buatan customer hanya bisa menggunakan prefix Z atau Y. Demikian juga untuk object2 lainnya seperti nama table.
* Version Management
Setiap perubahan di program SAP akan dicatat, dan disimpan dalam version management. Fasilitas ini memudahkan kita untuk me-retrieve program ke versi sebelumnya.
* Access Key
Object/program standard SAP diproteksi dengan Access Key. Jadi kita tidak bisa begitu saja mengubah program SAP tanpa tercatat oleh SAP. Untuk melakukan perubahan pada program standard, kita terlebih dahulu harus meminta access key di web sap. Permintaan access key juga hanya diperuntukkan perubahan program SAP untuk memperbaiki bug yang telat tercatat oleh SAP. Jadi kita hanya boleh meng-copy paste perbaikan program sesuai notes dari SAP.
* Batch input
Melalui ABAP, dimungkinkan mengubah data standard SAP secara langsung. Namun hal ini sangat tidak direkomendasikan mengingat tingginya kompleksitas suatu transaksi sehingga hampir tidak memungkinkan kita bisa mengetahui data2 apa saja yang di-update oleh suatu transaksi.
Namun kebutuhan untuk mengubah data standard oleh program merupakan suatu kebutuhan vital. Terutama saat implementasi awal SAP, biasanya kebutuhan untuk meng-upload transaksi2 dari sistem lama ke sistem SAP membutuhkan program karena banyaknya data yang perlu di-input.
Untuk itu, SAP menyediakan fasilitas batch input, dengan adanya fasilitas ini, program dapat melempar data ke transaksi SAP dengan alur program yang sama persis jika transaksi dijalankan secara manual.
Selain fasilitas2 di atas tentu-nya programmer SAP juga perlu menjaga kaidah2 berikut untuk menjaga konsistensi data:
1. Jangan pernah melakukan update data ke table standard SAP, gunakan batch input untuk meng-update data.
2. Jangan pernah mengubah program SAP diluar dari apa yang telah dituliskan di SAP Notes.
Diposting oleh
alionzo
di
02.11
0
komentar
Label: SAP
